Aturan nomor satu dalam tata bahasa Inggris: Setiap kalimat utuh wajib memiliki minimal satu Subjek (S) dan satu Kata Kerja (V) yang selaras!
Bayangkan kamu mau memakai sepatu ke luar rumah. Kamu butuh satu sepatu kiri dan satu sepatu kanan supaya bisa berjalan dengan benar, kan? Di dalam kalimat bahasa Inggris, "Subjek" adalah sepatu kiri dan "Verb" adalah sepatu kanan. Mereka harus selalu sepasang dan kompak! Kalau subjeknya tunggal (tunggal/tidak ada -s, misal: The baby), kata kerjanya harus berakhiran -s (misal: cries). Kalau subjeknya jamak (banyak/akhiran -s, misal: The babies), kata kerjanya polos tanpa -s (misal: cry).
"The keys to the front door ________ on the dining table."
Banyak orang salah menebak subjek kalimat karena terganggu oleh hadirnya Objek Preposisi atau Aposisi di dalam kalimat.
Bayangkan ada seorang Raja yang didampingi oleh seorang pengawal. Si pengawal memakai baju besi yang mewah sehingga orang-orang salah mengira dia adalah rajanya. Di bahasa Inggris, "Objek Preposisi" (kata benda yang didahului in, at, under, behind) dan "Aposisi" (keterangan tambahan di antara koma) adalah si pengawal itu. Ingat ya, pengawal TIDAK PERNAH bisa menjadi Raja (Subjek kalimat)! Jangan pilih kata kerja berdasarkan kata benda pengawal ini.
"Sally, a talented violinist, ________ giving a concert tonight."
Bentuk kata kerja berakhiran -ing (Present Participle) dan V3 (Past Participle) sering muncul tanpa be atau have. Di kondisi ini, mereka berfungsi sebagai kata sifat (adjective), bukan kata kerja!
Bayangkan kamu punya robot mainan. Kalau kamu mencolokkan baterai (yaitu to be seperti is/are) ke robot itu, robotnya bisa berjalan (berfungsi sebagai Kata Kerja). Tapi kalau baterainya dicabut, robot itu diam saja dan cuma dipajang sebagai hiasan lemari (berfungsi sebagai Kata Sifat). Nah, V-ing dan V3 tanpa to be di depannya adalah robot tanpa baterai!
"The film ________ at the theater yesterday was very popular."
Jika sebuah kalimat memiliki lebih dari satu klausa (lebih dari satu pasang Subject + Verb), wajib ada kata hubung (connector) sebagai perekatnya!
Bayangkan kamu sedang menyusun mainan kereta api. Gerbong pertama (Klausa 1) dan gerbong kedua (Klausa 2) tidak akan bisa berjalan bersamaan kalau tidak ada besi penyambung (Kata Hubung/Connector) di tengahnya. Di TOEFL, rumus mutlaknya: Jumlah Kata Hubung = Jumlah Klausa minus 1.
"________ the weather was bad, the flight was delayed."
Written Expression meminta Anda mencari satu kata bergaris bawah (A, B, C, atau D) yang salah secara tata bahasa di dalam kalimat.
Bayangkan mama menaruh 4 buah apel di meja, tapi salah satu apelnya busuk dan berulat. Tugasmu adalah menunjuk apel busuk itu agar dibuang! Di soal Written Expression, tugasmu bukan membetulkan kalimatnya, tapi cukup menunjuk kata mana yang salah tata bahasanya (apel busuk).
"The doctor recommended (A) that he stops (B) smoking and starts (C) a healthy diet (D)."
Dalam kondisi tertentu, susunan subjek dan kata kerja bantu (auxiliary verb) wajib dibalik (inversi) layaknya kalimat tanya.
Bayangkan kamu sedang melakukan gerakan kayang atau berdiri dengan kepala di bawah dan kaki di atas (terbalik). Di tata bahasa Inggris, normalnya Subjek berada di depan Verb. Namun, jika ada kata keterangan negatif seperti *Rarely, Seldom, Never* di depan kalimat, posisi kata kerja bantu melompat ke depan subjek! Contoh: "Rarely does he study" (bukan "Rarely he studies").
Jika kalimat dimulai dengan kata negatif, pastikan pilihan jawaban yang kamu pilih memiliki kata kerja bantu (is/does/has/can) sebelum subjeknya. Jangan pilih susunan normal!
"Seldom ________ such a brilliant performance by a young musician."
Pasangan kata hubung berpasangan (correlative conjunctions) menuntut kesetaraan jenis kata (paralel) pada elemen-elemen yang dihubungkannya.
Bayangkan kamu punya mainan kereta gandeng dua gerbong. Agar gerbongnya seimbang dan bisa ditarik, roda dan ukuran kedua gerbong tersebut harus sama persis! Jika gerbong depan adalah balok kayu (Noun), gerbong belakang harus balok kayu juga. Di TOEFL, pasangan kata hubung seperti `either...or` dan `both...and` menuntut kata di depan dan di belakangnya memiliki jenis kata yang setara.
X dan Y harus memiliki kelas kata yang sama (Noun dengan Noun, Adjective dengan Adjective, atau Verb dengan Verb).
Selalu periksa kecocokan pasangannya terlebih dahulu! Pembuat soal sering menukar pasangan kata hubung (misalnya `either` dipasangkan dengan `nor` atau `neither` dengan `or`). Itu salah besar!
"The new software is not only easy to install but also ________ to use."
Dalam kalimat pengandaian (Conditionals), Anda dapat menghilangkan kata hubung "If". Konsekuensinya, subjek dan kata kerja pembantu (auxiliary) wajib ditukar posisinya (diinversi)!
Bayangkan ada seorang pesulap nakal yang menghilangkan kata "IF" (jika) dari mainan keretamu. Supaya keretanya tidak jatuh patah, kata kerja pembantu tangguh seperti *Had, Were, Should* harus rela melompat ke depan subjek untuk memimpin gerbong kalimat! Jadi, kalimat seperti "If he had studied" berubah menjadi "Had he studied".
"________ more support from the faculty, the project would have succeeded."
Kata kerja di dalam anak kalimat (noun clause) wajib ditulis dalam bentuk dasar (polos/bare infinitive) apabila didahului oleh kata kerja/kata sifat bernada penting atau tuntutan.
Bayangkan ada bos bayi kecil yang suka berteriak, "Sangat penting agar kamu..." atau "Aku menyarankan agar dia...". Perintah bos ini sangat sakti, sampai-kata kerja setelah kata "that" harus dilepas semua baju tambahannya! Tidak boleh ada akhiran -s, -ed, atau to be biasa (is/am/are). Kata kerjanya wajib berdiri polos (bare form), contohnya menggunakan *be* (bukan *is/are*) or *go* (bukan *goes/went*).
"The dean recommended that the scholarship criteria ________ simplified immediately."
Soal ini menguji ketelitian Anda mencocokkan kata ganti (pronoun) dengan kata benda (noun) yang digantikannya, baik dari segi jumlah singular/plural maupun jenisnya.
Bayangkan kamu punya 3 ekor kucing lucu. Lalu kamu menunjuk mereka dan berkata, "Lihat kucing itu, ia sangat lucu!". Kata "ia" salah, karena kucingnya ada banyak (jamak), harusnya diganti "mereka" (they)! Di TOEFL, jika kata bendanya jamak (berakhiran -s), kata gantinya harus jamak (*they/their/them*). Jika tunggal, kata gantinya harus tunggal (*it/its/he/she*).
"The organic farms (A) in the valley produce (B) high-quality vegetables and sell its (C) products directly to the local markets (D)."